Pengertian kemasan secara umum adalah sebagai bagian paling luar dari sebuah produk. Dimana kemasan ini berguna untuk membungkus sebuah produk supaya terhindar dari pengaruh buruk sinar matahari. Juga menghindarkan guncangan dan benturan pada benda lain. Serta menjaga dari kelembaban yang tidak sesuai dan pengaruh handling. Kemasan juga membuat produk lebih bernilai dan lebih menarik tentunya. Bahkan seringkali kemasan ini dijadikan sebagai media promosi. Sehingga tidak mengherankan jika banyak produk dikemas dengan menggunakan kemasan yang cantik. Beberapa pemilik usaha bahkan membuat custom kemasan produk supaya lebih menarik minat banyak orang tentunya. Oleh karena itulah, kemasan tidak hanya sebagai pembungkus saja. Apapun produk yang hendak diperkenalkan atau dijual, sangat penting untuk memilih kemasan paling menarik dan unik. Dari kemasan yang dipakai ini akan menggambarkan kualitas, benefit, nilai dan merek produk yang akan dijual. Karena setiap produk memiliki sifat berbeda-beda, maka pemilihan bahan kemasan menjadi sangat penting untuk diperhatikan. Selain itu juga harus mengetahui sifat dari bahan kemasan yang akan digunakan dan tujuan pengemasan. Apakah akan untuk retail atau jarak jauh juga harus diperhatikan dengan baik.

sumber gambar : kemasanretail.com

 

Beberapa Syarat Kemasan Yang Baik Untuk Dipakai

Kemasan memegang peranan penting dalam dunia bisnis makanan, minuman atau pangan lainnya. Dengan adanya kemasan, maka barang menjadi lebih menarik. Tidak hanya itu saja, kemasan juga akan membuat barang tersebut menjadi lebih aman. Dan karena permintaan akan kemasan produk ini yang semakin meningkat jumlahnya, membuat beberapa industri pembuatan kemasan semakin bermunculan. Perlu diketahui dengan baik bahwa usaha pembuatan kemasan sendiri bisa memberikan keuntungan cukup besar. Sehingga tidak mengherankan jika ada banyak orang yang mulai menekuni bisnis pembuatan kemasan ini. Salah satu kemasan yang paling laris adalah kemasan untuk pangan. Baik itu kemasan yang terbuat dari kertas atau plastik. Berdasarkan struktur isi, kemasan terbagi menjadi beberapa jenis. Diantaranya adalah kemasan primer yang dipakai untuk mengemas makanan, misalnya susu kaleng. Kemudian ada kemasan sekunder yang digunakan untuk melindungi kemasan lainnya. Salah satunya adalah kayu untuk melindungi buah atau karton untuk melindungi susu kaleng. Dan yang terakhir adalah kemasan tersier atau kuarter yang dimanfaatkan untuk menyimpan, mengirim atau identifikasi. Biasanya kemasan ini dimanfaatkan sebagai pelindung dalam pengangkutan barang.

Untuk anda yang ingin membuat kemasan untuk sebuah produk. Akan lebih baik jika mengetahui terlebih dahulu beberapa syarat kemasan yang baik itu seperti apa. Simak penjelasannya dibawah ini.

  1. Bahan yang digunakan untuk kemasan tidak toksik

Dalam pembuatan kemasan ini harus menggunakan bahan yang tidak membahayakan kesehatan manusia. Baik itu secara langsung atau tidak langsung. Sebisa menggunakan bahan yang mengandung Pb.

  1. Harus sesuai dengan produk yang akan dikemas

Pemilihan kemasan pun harus sesuai dengan produk yang akan dikemas, dengan begitu nantinya tidak akan menimbulkan kerugian. Misalnya seperti produk harusnya dikemas memakai kemasan transparan. Tetapi produk tersebut dikemas tidak menggunakan kemasan transparan. Hal ini membuat konsumen yang ingin tahu produk apa di dalamnya harus merusak segel terlebih dahulu. Tentunya hal ini akan merugikan kedua belah pihak. Pihak penjual maupun pihak konsumen.

  1. Harus bisa menjamin kesehatan dan sanitasi

Tidak hanya bahan kemasan yang tidak toksik saja, tetapi bahan kemasan juga tidak boleh dipakai jika tidak mampu menjamin sanitasi atau syarat kesehatan. Sebagai contohnya adalah pemakaian karung untuk mengemas produk siap konsumsi tanpa dicuci atau dimasak terlebih dahulu. Tentu hal ini sangat tidak dibenarkan.

  1. Bisa mencegah terjadinya pemalsuan

Adanya kemasan juga difungsikan sebagai pengaman dengan membuatnya secara khusus. Dengan begitu kemasan tersebut tidak akan bisa dengan mudah dipalsukan. Dan hal tersebut membuat produk menjadi tetap aman dan konsumen bisa menikmatinya tanpa perlu was-was terjadinya pemalsuan. Akan tetapi jika terjadi pemalsuan dengan memakai kemasan yang sudah dipakai. Tentu hal ini akan sangat mudah untuk dikenali.

  1. Mudah dalam membuka atau menutup kemasan

Umumnya konsumen akan memilih produk dengan kemasan yang bisa mudah dibuka. Untuk contohnya adalah seperti kemasan tetra pack yang mudah dibuka dibandingkan dengan kemasan botol. Yang mana lebih sulit dibuka karena membutuhkan alat khusus.

  1. Kemudahan dan aman saat mengeluarkan isi dalam kemasan

Syarat selanjutnya dari sebuah kemasan yang baik adalah mudah saat dibuka dan mengeluarkan isi dengan aman. Dengan kemudahan dalam membuka, mengambil dan menutup kemasan tersebut akan membuat isi produk tidak tercecer. Sehingga tidak menimbulkan kerugian kepada setiap konsumen.

  1. Kemasan bekas bisa dibuang dengan mudah

Bisa dikatakan jika bekas kemasan ini menjadi salah satu masalah yang cukup besar dan membutuhkan biaya cukup besar dalam menanganinya. Misalnya kemasan bahan plastik, yang mana tidak bisa hancur begitu saja oleh mikroba. Dan jika dibakar nantinya akan menyebabkan polusi udara. Lain hal dengan bahan kemasan dari logam, keramik atau bahan nabati. Untuk bahan kemasan dari logam tentu bisa diproses. Sedangkan untuk bahan kemasan dari nabati seperti kayu bisa dibakar atau difungsikan untuk hal lainnya.

  1. Ukuran, bentuk dan berat

Kemasan yang baik tentunya harus menyesuaikan dengan bentuk, ukuran dan berat. Karena akan berpengaruh pada proses penanganan yang selanjutnya. Baik ketika akan disimpan atau dikirim. Misalnya produk tersebut akan dikirim dengan menggunakan pesawat, maka tinggi dan lebar tidak bisa melebihi ukuran pintu pesawat dan lain sebagainya.

Tips Membuat Kemasan Unik Dan Menarik

Setelah mengetahui syarat kemasan yang baik untuk sebuah produk. Maka saatnya anda membuat kemasan sendiri untuk produk yang akan dipasarkan kepada masyarakat luas. Berikut ini ada beberapa tips untuk membuat kemasan menjadi lebih menarik dan unik.

  1. Membuat desain unik

Desain memang menjadi salah satu daya tarik. Oleh sebab itulah akan lebih baik jika anda bisa membuat desain yang menarik. Yang mana nantinya bisa dicetak pada kemasan produk anda. Selain menarik, buatlah desain yang inovatif dan unik. Sehingga orang lain bisa tertarik untuk memiliki produk tersebut.

  1. Menyesuaikan dengan target market

Pun anda juga harus membuat kemasan dengan menyesuaikan target market. Banyak orang yang mempertimbangkan kemasan sebelum membeli produk tersebut. Jika produk tersebut tujuannya untuk anak-anak, maka tema kemasan tentunya menyesuaikan dengan minat anak-anak.

  1. Membuat dengan banyak ukuran

Kemasan produk akan lebih menarik jika bisa dibuat dalam berbagai ukuran. Hal ini menjadi salah satu hal krusial untuk dipertimbangkan. Karena dengan adanya berbagai ukuran kemasan maka konsumen bisa memilih ukuran produk yang diinginkan sendiri.

  1. Menambahkan informasi pada kemasan

Dan hal lainnya yang harus dipertimbangkan dengan matang adalah informasi mengenai produk dan siapa yang memasarkannya. Pastikan untuk menambahkan informasi dengan detail dan rinci meskipun hanya sedikit. Juga tambahkan informasi usaha anda pada produk tersebut. Sehingga konsumen akan semakin percaya dengan produk tersebut.

Untuk anda yang sedang mencari kemasan untuk produk makanan, maka kemasanretail.com bisa menjadi solusi paling tepat untuk anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *